Definisi dan 3 Tips Cantik di Era Milenial - Dr Sampah

Sabtu, 19 Januari 2019

Definisi dan 3 Tips Cantik di Era Milenial

Tips Cantik di Era Milenial - Tampil cantik di era Milenial memang sebuah keharusan bagi seorang wanita, bahkan dari era-era sebelumnya kecantikan bagi seorang wanita adalah hal yang hakiki. Karena hal yang paling pertama dinilai oleh seseorang terhadap orang lain adalah penampilan (wajah) yang cantik dan bersih.
Ilustrasi Cantik di Era Milenial

Definisi Cantik

Cantik sesungguhnya memiliki definisi yang relatif dikarenakan masing-masing orang memiliki standarnya masing-masing. Cantik menurut admin  Dr. Sampah belum tentu cantik menurut sobat Dr. Sampah sendiri, bahkan masing-masing negara (wilayah) didunia memiliki definisi dan pandangan terhadap cantik itu sendiri, berdasar pada kultur dan budaya yang dianutnya. Sebelum melihat ke negara lain, apakah sobat sudah mencoba melihat disekeliling? Tentang orang-orang yang sudah menikah? Pastinya ada penilaian yang berbeda bukan?

Di negara-negara Uni Eropa, wanita cantik memiliki definisi bahwa, memiliki tubuh yang ramping, rambut pirang, make up yang minimalis (lebih condong natural tanpa makeup), warna mata yang terang dengan warna kulit ras orang-orang eropa yang terkenal putih dan mulus. Di benua Asia sendiri definisi cantik dari sebagian negara memiliki sedikit perbedaan dengan benua Eropa, secara garis besar hampir seluruh orang di Asia mendambakan kuli putih dan cerah, langsing dan ukuran payudara yang ideal.

Ilustrasi Warna Kulit

Rata-rata kulit yang mulus dan putih menjadi indikator penting dalam definisi cantik itu sendiri, namun berbeda ter-untuk benua Amerika dan Australia, cantik disini berarti memiliki tubuh atletis, kulit sedikit gelap dan ukuran payudara serta bokong yang ekstralah yang menjadi impian dari sebagian besar wanita di benua tersebut.

Cantik di Indonesia

Melihat definisi cantik dari berbagai belahan dunia, apakah bisa disimpulkan pandangan wanita dan pria Indonesia akan definisi cantik? Definisi cantik di Indonesia juga sama, memiliki kulit putih dan halus tanpa ada jerawat serta tubuh yang langsing  merupakan pandangan umum yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Apakah sobat Dr. Sampah juga mendambakan memiliki pasangan yang cantik?

Pada tahun 2017 tepatnya pada bulan Mei, sebuah lembaga riset di Indonesia mencoba untuk meneliti tentang definisi Cantik menurut pandangan orang Indonesia. Penelitianya dilakukan terhadap responden dengan rentang umur 15 sampai dengan 55 tahun di sepuluh kota besar di Indonesia. Sampel diambil secara acak dengan jumlah responden sebanyak 1200 orang.
Pevita Pearce
Dalam penelitianya, cantik dikategorikan menjadi 3B (Brain, Beauty and Behavior). Brain merupakan aspek kecerdasan (Intelektualitas), Beauty adalah aspek dari penampilan secara fisik dan Behaviour adalah aspek dari penilaian terhadap aspek prilaku (baik dan buruk seseorang).

Dari penelitian yang dilakukan oleh Sigma Research ini hasilnya menunjukan bahwa definisi kecantikan berasal dari kondisi tubuh (fisik)  menduduki peringkat pertama dengan persentase 40%, lalu kepribadian menarik sebesar 14,8% dan 9,5% memberikan pendapat bahwa cantik adalah prilaku yang ramah. Kecerdasan (Intelektualitas) hanya menyumbang angka 6% jauh dari kedua kategori lainya.

Dari 1200 orang yang diwawancarai oleh tim peneliti, bila kita jabarkan lagi persentase 40% mengenai kategori fisik, ternyata 41,8% responden sepakat bahwa wanita cantik adalah wanita yang memiliki kulit putih dan bersih. 43,1% menyatakan bahwa wanita cantik memiliki kulit yang bebas dari noda hitam serta jerawat. Untuk bentuk tubuh sendiri seperti bentuk hidung hanya 5,5% dan tubuh yang langsing 4,3%.

Tips Cantik di Era Milenial

Setelah kita lihat penelitian yang dilakukan oleh Sigma Research tidak heran bukan kenapa banyak iklan-iklan produk kecantikan membanjiri media televisi maupun cetak di Indonesia? Cantik secara fisik merupakan hal yang paling pertama kita bisa nilai daripada definisi cantik lainya yang mengharuskan kita untuk mengenal orangnya terlebih dahulu.

Gambaran Milenial

Di era milenial sekarang ini, media promosi tidak hanya sebatas pada media televisi dan cetak, namun ada media yang jauh lebih terjangkau untuk menampilkan iklan dengan sistem yang sudah terintegrasi secara online dan lebih terfokus kepada sasaran.

Era Milenial adalah era dimana smartphone dan manusia sangat sulit untuk dipisahkan. Sebuah penelitian yang sungguh mencengangkan dari Digital GFK Asia menyatakan rata-rata orang Indonesia menghabiskan 5,5 jam waktunya bermain gadget. Bila dilihat lebih rinci angka tersebut disumbang oleh perempuan yang menghabiskan 5,6 jam waktunya dan pria hanya 5,4jam.

Sungguh pasar yang sangat empuk bukan? Tidak heran pada era Milenial ini pemasaran produk kecantikan, pelangsing, pemutih, penggemuk serta untuk menguruskan badan marak di Internet.

Media pemasaran di Internet sangat beragam, begitu pula penjual yang memasarkanya tidak terbatas ruang dan waktu. Cara yang paling mainstream di era Milenial sekarang ini adalah memasarkan sebuah produk melalui para selebgram-selebgram atau influencer dengan jumlah pengikut yang banyak.

Alih-alih ingin tampil cantik dan sempurna ketika kita melihat promosi yang dilakukan oleh selegram yang kita ikuti, jangan sampai menyesal! Ikuti Tips berikut ini agar terhindar dari sesuatu yang tidak kita inginkan;

1. Jangan mudah Terbujuk

Jangan langsung percaya apa yang di iklankan oleh selebgram yang kalian ikuti. Endorsement adalah cara para selebgram mendapatkan penghasilan dari apa yang mereka kerjakan selama ini sampai akhirnya memiliki banyak pengikut. Masing-masing selebgram memiliki managementnya masing-masing. Ada yang memilah jenis iklan yang akan ditampilkan terlebih dahulu namun ada juga  yang tidak memilahnya sebelum menerima endorse.
Ilustrasi Endorse
Sungguh riskan bukan bila kalian mengikuti selebgram yang tidak memilah-milah endorsement? Tujuanya hanyalah mendapat bayaran tanpa mementingkan nasib pengikutnya.

2. Teliti Sebelum Membeli

Jika sobat Dr. Sampah terbius dan ingin bertransaksi akan barang yang ditawarkan, khususnya mengenai produk kecantikan dan jenis obat-obatan, mintalah kepada penjual data-data berikut;
  • Gambar label produk,
  • Gambar nomor ijin edar, dan
  • Legalitas Penjual.
Jika sobat sudah mendapatkan point no satu dan dua, silakan pergi ke https://notifkos.pom.go.id lalu ketik nomor ijin edar yang tertera pada produk di kolom pencarian lalu tekan enter. Bila nomor yang dimasukan tidak menampilkan hasil maka dapat dipastikan bahwa nomor yang ditempel pada produk palsu.
Tampilan Database Web POM

Bila ijin edar ditemukan maka langkah selanjutnya adalah baca label produk lalu kalian periksa apakah memiliki kontra indikasi dengan tubuh sobat sehingga terhindar dari effek sampingnya.

Mengenai legalitas penjual, ini yang paling penting buat sobat Dr. Sampah semuanya selalu beli produk kosmetik dari penjual yang legal dan terpercaya salah satunya adalah Apotek atau toko kecantikan yang memiliki ijin karena dapat dipastikan sobat tidak akan membeli barang palsu.

3 Harga Menentukan Kualitas

Produk yang baik memiliki komposisi yang baik dan tidak membahayakan pada tubuh pengguna. Untuk menemukan komposisi yang pas, diperlukan penelitian yang panjang, sehingga aman untuk digunakan. Melakukan penelitian akan membutuhkan dana yang tidak sedikit sehingga wajar bila harga jualnya mahal.

Ilustrasi Harga dan Kualitas

Jangan pernah tergiur akan hasil yang instant dan harga murah, teliti dulu komposisinya dan pastikan terhindar dari bahan bahan berbahaya, seperti;
  • Merkuri
  • Formalin
  • Timbal
  • Ftalat
  • Kloroform
  • Triclosan
  • Vinyl chloride
  • Bithiniol
  • Methylene Chloride, dll
Bentuk Kimia Ftalat

Bahan-bahan diatas sangat berbahaya bagi kesehatan kita dan bila kita gunakan dalam jangka waktu yang panjang, dapat memicu tumbuhnya sel kanker, keguguran pada ibu hamil, sesak nafas dan efek samping lainya yang sobat rasakan.

Sampai disini, apakah kalian sudah paham akan pentingnya Peran BPOM? Bila kalian menemukan indikasi, merasa curiga akan keamanan suatu obat-obatan maupun kosmetik silakan mengadu ke pusat BPOM terdekat atau bisa langsung di http://ulpk.pom.go.id/ulpk/

Kesimpulan

Cantik memang sebuah prestis yang bisa sobat banggakan sebagai seorang wanita, namun sebagai Wanita di era Milenial ini selain cantik secara fisik harus diimbangi dengan pengetahuan dan prilaku yang baik. Cantik secara fisik namun tidak cerdas dalam memilih kosmetik, maka wajah cantik yang dianugrahkan kepada sobat akan hancur dan cacat.

Akhir kata Dr. Sampah dapat menyimpulkan bahwa cantik di Era Milenial ini, tidak hanya cantik secara fisik (Beauty) namun harus seimbang antara Brain, Beauty dan Behaviour sehingga tidak mudah terpengaruh dalam membeli kosmetik dari media daring yang setiap hari dibajiri oleh iklan-iklan tanpa pengawasan dari pihak berwajib.


Sumber Terkait
Comments


EmoticonEmoticon